Hahahaha, salam sejahtera dari duniaku.
Aku semakin geram belakangan ini, pagi buta sudah muncul kabar asap yang semakin tebal, siang sedikit mucul lagi kabar KPK yang DIKEBIRI.
Pak gubernur asik liburan ke luar negri, pak walikota setali tiga uang dengan gubernur, bapak bapak di DPR bilang itu bukan urusan kami.
KPK DIKEBIRI, ASAP MEMBUMBUNG LEBIH TINGGI, PAPUA MAU REFERENDUM, ACEH KABAR LALU INGIN PISAH ATAP DARI INDONESIA, RAKYAT DI PERKOSA DENGAN KENAIKAN BPJS, LISTRIK, DAN MINYAK BUMI
Geram aku dengan negri ini, apakah aku boleh membenci pejabat?
Sebenarnya siapa perancang dari pengebirian KPK? Aku beri tahu satu dua hal yang aku tau, GOLKAR yang menyabet penyandang partai dengan anggota korup terbanyak bulat memilih bapak itu untuk menjadi ketua KPK, selanjutnya PDIP penyabet gelar terbanyak korup kedua juga bulat menduku dia, dan masih banyak partai lainnya ikutan program bebas berkorupsi, Indonesia tengah dilanda bencana, pemimpin tak lagi di percaya, bayi baru lahir sudah dibebani hutang milyaran, gaya hidup kebarat baratan namun tagihan kebanyakan, terpaksa gaya necis padahal sedang krisis.
Hujat sana sini tapi pribadi tak kunjung diperbaiki, dunia sudah gila dengan aksi sana sini, kalimantan mau dijadikan ibukota, tak punya dana, malah mau menjual kalimantan lainnya.
Apakah hutang yang jumlahnya triliunan mau dibayar dengan asap? Malaysia minta ganti rugi akibat karhutla, pemerintah minta rakyat bersabar dan enjoy menhisap asap, mereka asik liburan kesana sini.
Dulu pejabat BPJS diberi mobil cuma cuma, dana sekian untuk si ini dan si itu, sekarang rakyat yang dibebani kenaikan BPJS 100% GOOD JOB.
YANG KEBAKARAN HUTAN, TAPI KENAPA KPK YANG HANGUS?
AYO BERDEBAT! AKU MAU BUKA PIKIRAN LEBAR LEBAR! BAGIAN MANA YANG HARUS AKU PERBAIKI?
Thursday, September 19, 2019
Tuesday, September 10, 2019
GERAM #2
Aku akan bercerita, semoga cerita ini tak jadi ceritamu jua.
Dulu aku di targetkan masuk MI agar dasar agamaku terbentuk, aku manut karena aku masih berfikir layaknya anak anak.
Lulus MI aku bilang pada ayah bahwa aku ingin masuk SMP favorit.
Ayahku menyuruhku masuk MTS agar dasar agamaku semakin terbentuk, setelah itu terserah mau ambil jurusan apa saat SMA nanti.
Aku bilang setelah lulus MTS bahwa aku ingin masuk SMA favorit.
Ayahku menolak, ia ingin aku meneruskan studi di sebuah pesantren tempat beliau nyantri dulu. Setelah itu baru terserah mau ambil kuliah dimana.
Aku lulus pesantren, ingin kuliah jurusan kehutanan.
Ayahku berkata, mau jadi apa kamu nanti, lebih baik ambil jurusan pendidikan, biar jadi guru meneruskan ayah.
Satu pelajaran yang bisa aku ambil, anak anak jika terus di berikan janji, di iming imingi untuk bebas memilih tapi akhirnya tetap dikekang sama saja seperti mengurung burung di kandang yang besar, memang luas, bisa memilih disisi kandang manapun, tapi ia tak bisa terbang tinggi ke langit yang ia inginkan.
Ayah, aku ingin terbang bebas, biarlah aku terjatuh dari langit, toh semua akan baik baik saja dengan dukunganmu.
Dulu aku di targetkan masuk MI agar dasar agamaku terbentuk, aku manut karena aku masih berfikir layaknya anak anak.
Lulus MI aku bilang pada ayah bahwa aku ingin masuk SMP favorit.
Ayahku menyuruhku masuk MTS agar dasar agamaku semakin terbentuk, setelah itu terserah mau ambil jurusan apa saat SMA nanti.
Aku bilang setelah lulus MTS bahwa aku ingin masuk SMA favorit.
Ayahku menolak, ia ingin aku meneruskan studi di sebuah pesantren tempat beliau nyantri dulu. Setelah itu baru terserah mau ambil kuliah dimana.
Aku lulus pesantren, ingin kuliah jurusan kehutanan.
Ayahku berkata, mau jadi apa kamu nanti, lebih baik ambil jurusan pendidikan, biar jadi guru meneruskan ayah.
Satu pelajaran yang bisa aku ambil, anak anak jika terus di berikan janji, di iming imingi untuk bebas memilih tapi akhirnya tetap dikekang sama saja seperti mengurung burung di kandang yang besar, memang luas, bisa memilih disisi kandang manapun, tapi ia tak bisa terbang tinggi ke langit yang ia inginkan.
Ayah, aku ingin terbang bebas, biarlah aku terjatuh dari langit, toh semua akan baik baik saja dengan dukunganmu.
![]() |
| Add caption |
Subscribe to:
Posts (Atom)
ego
Aku kembali mempertanyakan perihal dunia ini. Apakah dunia ini hanya berisi gengsi? Kemarin aku kembali berjalan. Menapaki egois dalam diri....
-
Aku kembali mempertanyakan perihal dunia ini. Apakah dunia ini hanya berisi gengsi? Kemarin aku kembali berjalan. Menapaki egois dalam diri....
-
11-19-2020. Kota Jakarta dengan hiruk pikuk kota metropolitan membuat siapapun yang datang akan merasakan bahwa kota ini tak pernah mati. Ak...

